Resensi Buku: A Walk to Remember

Posted On February 7, 2013

Filed under Uncategorized

Comments Dropped one response

 

a walk to remember (cover)
Sewaktu berusia tujuh belas tahun, hidup Landon Carter berubah selamanya.
Jika cinta bisa memilih, Landon Carter tentu tidak akan memilih untuk jatuh cinta  pada Jamie SulivanGadis yang selalu menyelamatkan binatang yang terluka, menjadi relawan di panti asuhan, gadis yang suci dan memiliki hati bak malaikat. Tapi anehnya karna sifat baiknya itulah Jamie tidak mempunyai teman di sekolahnya, karna setiap orang yang berada di dekat Jamie pasti terlihat seperti orang jahat jika dibandingkan dengan dirinya. Semua orang menganggap Jamie aneh,cupu,kampungan ,dan sok baik begitu juga dengan Landon. Jamie adalah anak yang selalu memakai cardigan dan rok panjang ke SMA nya,Jamie selalu menggulung rambutnya ke atas dan selalu membawa buku tebal, sementara London anak orang kaya yang selalu nongkrong bersama kelompok teman-temannya yang keren.
Hanya ada satu kesamaan dari Landon dan Jamie , mereka sama sama mengikuti    kelas drama di sekolahnya .Drama yang ditayangkan sekolah mereka tahun ini sama seperti tahun-tahun lainya yaitu karya ayah Jamie yang terinsipirasi dari kisah nyata ,dan yang membuat drama tahun ini berbeda adalah bahwa Jamie akan berperan sebagai malaikat yang menyelamatkan hidup ayahnya sehingga drama ini sangat berarti bagi Jamie, ayahnya, dan juga warga kota Beaufort. Landon Carter terpilih sebagai tokoh sang Ayah ,mereka harus sering berlatih bersama sehingga mereka semakin dekat dan mereka lebih sering bertemu dan seiring waktu berjalan Landon jatuh cinta dengan Jamie karna ia melihat kebaikan, Kesederhanaannya. Kecantikannya yang alami. Keceriaannya. Ketulusannya. , tapi tentu saja Landon tidak dapat mengakui perasaanya karna dari dulu dia dan teman temannya tidak menyukai Jamie dan sering membuat Jamie sebagai bahan lelucon .Landon merasa malu jika dia bicara pada temannya bahwa dia menyukai Jamie.
Pada malam drama itu Jamie tampil cantik dengan rambut terurai dan pakain putih seperti malaikat, Landon mulai benar benar yakin akan perasaannya yang sebenarnya.
Suatu malam sekolah mereka mengadakan pesta tahunan dan Landon tidak memiliki pasangan tapi ia harus datang karna ia adalah ketua organisasi disekolahnya. Dengan terpaksa Landon meminta Jamie untuk menemaninya pergi ke pesta tersebut dan akhirnya menyatakan perasaanya tanpa memedulikan pendapat teman temannya.
Sejak hari itu semua berjalan sempurna dimata Landon , tapi sepertinya kebahagiaan memang bertentangga dengan kepedihan, Jamie menderita Leukimia dan penyakitnya ini sudah tidak dapat disembuhkan lagi. Dihari-hari terakhir Jamie, Landon dan Jamie saling berbagi cerita , Landon bertanya tentang impian Jamie yang belum terkabulkan ,hal yang paling diinginkan Jamie adalah menikah dan melihat banyak orang yang hadir disaat pernikahannya, sementara keinginan terbesar Landon adalah melihat Jamie bahagia .Hari demi hari semankin banyak orang yang datang ke rumah Jamie untuk minta maaf atas sikap buruk mereka, membesuk Jamie , atau memberikan semangat kepada Jamie.
Ketika kondisi Jamie sudah sangat parah Landon benar benar putus asa karna tidak dapat melakukan apapun untuk Jamie, dia teringat keinginan terbesar Jamie.
Akhirnya Landon melamar Jamie dan mereka menikah. Dihari pernikahan mereka hsemua orang di kota menghadirinya karna seluruh kota mengenal Jamie yang sangat baik hati dan mereka tau bahwa Jamie sedang sakit parah. Beberepa hari setelah pernikahan mereka keadaan Jamie semakin parah dan akhirnya dia meninggal. Namun, Landon tidak pernah menyesal menikah dengan Jamie , karna membuat Jamie tersenyum dan bahagia adalah keinginan terbesarnya.
Keunggulan novel ini adalah cara penulisan yang mampu membuat pembaca tenggelam dan ikut merasakan kesedihan karna pemilihan katanya yang sederhana dan mudah dipahami , sudut pandang tokoh utama laki-laki juga membuat novel ini menjadi lebih menarik dan berbeda dengan novel novel remaja lainya .
Kelemahan novel ini adalah topik cerita yang sudah sangat biasa dan akhir cerita yang mudah ditebak, dan gambar cover yang tidak terlalu mampu menggarkan isi cerita.

One Response to “Resensi Buku: A Walk to Remember”

  1. BACHTIAR

    Terimakasih telah menyelesaikan tugas ini dengan baik.
    Rajin-rajin membaca dan menulis, siapa tahu dikemudian hari kamu akan menjadi seorang penulis buku terkenal yang akan dilihat dan diresensi bukunya oleh anak-anak pelajar seperti kamu sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s