Waktu

Posted On September 29, 2012

Filed under Uncategorized

Comments Dropped one response

Menurut Rasul Paulus, waktu adalah:

  • Pemberian Tuhan bagi manusia, oleh karena itu, menghargai waktu berarti menghargai Tuhan.
  • Waktu memiliki 2 arti:

Kronos  : Waktu yang berjalan dari satu saat ke saat lain secara rutin.

Kairos    : momen atau kesempatan khusus yang Tuhan anugerahkan kepada kita.

  • ‘Orang yang bijaksana adalah oang yang bisa menemukan kairos dalam hidupnya dan mengerti kehendak Tuhan melalui kesempatan yang Tuhan berikan’. Maka itu, kita harus memanfaatkan waktu kita sebaik mungkin dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kemuliaan Tuhan.

Waktu adalah berkat (Pengkotbah 3: 1-11)

Pengkotbah 3:1

‘Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.’

Berdasarkan ayat di atas, kita tahu bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan bervariasi dan masing-masing ada waktunya.

Pengkotbah 3:11

‘Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.’

Tuhan memberikan segalanya pada waktunya. Ia tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan atau memberikan sesuatu hal. Tetapi manusia sulit untuk memahami maksud Allah itu sendiri, karena manusia memiliki berbagai keterbatasan, tetapi Tuhan tidak terbatas.

Waktu untuk Tuhan, sesama dan diri sendiri

Seseorang dapat dikatakan bersikap dewasa jika ia dapat mengatur waktunya dengan baik. Semua orang memiliki waktu, tetapi yang berbeda hanyalah kemampuan mengatur waktu yang kita miliki. Karena waktu merupakan berkat dari Allah, kita harus menggunakannya dengan baik. Kita tidak boleh menyalahgunakan waktu dan harus mengelolanya dengan bijaksana. Kita harus bisa menyeimbangkan waktu terhadap Tuhan, sesama dan diri sendiri. Meluangkan waktu bagi Tuhan dapat dilakukan dengan bersekutu dengannya, seperti mempelajari firman-Nya. Kita juga perlu memperhatikan sesama kita, dengan bersosialisasi dengan mereka, seperti bermain bersama teman-teman. Selain meluangkan waktu bagi Tuhan dan sesama, kita juga perlu memberikan waktu bagi diri kita sendiri, misalnya dengan belajar. Belajar dapat membuat kita menjadi lebih pintar.

Berdasarkan uraian di atas, kita harus bisa mempergunakan waktu dengan baik. Agar dapat mengatur waktu dengan baik, kita harus mempunyai tujuan yang jelas, memiliki rencana yang terperinci, memusatkan perhatian pada satu tugas dan menetapkan prioritas. Kita juga perlu membuat daftar kegiatan yang akan dilakukan setiap hari. Dan ingatlah untuk selalu melakukan segala sesuatu sekaran, jangan menunda-nunda.

One Response to “Waktu”

  1. offika

    Artikel “waktu” yang kamu buat sudah bagus, keterangannya dari sudut pandang Alkitab cukup jelas, tetapi masih perlu diperluas lagi maknanya berdasarkan Alkitab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s